Bisnis Yang Sehat Serta Higienis

Siapa yg tak menginginkan memiliki usaha? Lebih lagi, siapa yg tak menginginkan memiliki bisnis yg sehat serta bersih. Ini adalah idaman poly pengusaha. Tentunya kita harus mendefinisikan usaha yang sehat dan higienis.

Dari saya usaha yg sehat artinya memiliki kemampuan buat menghidupi diri sendiri, membiayai lifestyle business owner serta pastinya porto investasi pengembangan usaha itu sendiri. Higienis, berarti, bebas asal tindakan korupsi, penggelapan, penyalahgunaan wewenang hingga taat pajak tetapi jua bertumbuh secara berkala.

Mengapa krusial memiliki usaha yang sehat
Seperti yg kita lihat, perubahan teknologi, permintaan konsumen, biaya yg membengkak, kompetisi yg jua tidak mau ketinggalan serta jua perubahan gaya hidup karyawan kita sendiri mempengaruhi syarat bisnis. Bisnis yg terus menerus injeksi modal, berarti mengalami kebocoran bisnis yg serius.

Saya sepakat Jika usaha yang sehat serta bersih memiliki karakteristik yg mirip. Berikut ini ialah 10 karakter yg dari aku mampu mengkategorikan menjadi perusahaan sehat :

Berjalan dengan system yang terkendali

Usaha yg berjalan menggunakan system akan memungkinkan kita mengendalikan proses dengan baik. Sistem yg aku maksud bukan software, teknologi canggih, namun proses yang dikendalikan menggunakan cara yg baik. Sistem juga akan membantu kita mengurangi ketergantungan akan “super manager” atau orang yang “tidak tergantikan”.

Memiliki pertumbuhan profit yg sehat minimal 10-15% pertahun

Ya, aku tahu anda sempurna berpikir, koq mungil banget hanya 10%? Realitanya, 80% bisnis tidak bertahan karena gagal mencetak profit sebab mis-management. Pertumbuhan terjadwal lebih baik dari di pertumbuhan dadakan, akan tetapi jua jatuh dadakan.

Mempunyai karyawan yg produktifitasnya terukur

Usaha yang sehat wajib mempunyai karyawan yg produktif. Produktif atau tidak seorang karyawan mampu diukur secara cepat asal apa yg mereka hasilkan. Sayangnya poly pengusaha malas mengukur hasil kerja karyawan sebab terlalu fokus merampungkan duduk perkara, tidak fokus di control. Karyawan yang produktif akan menambah laba, membawa nama baik perusahaan, membentuk pelanggan merasa penting serta membentuk karyawan lain feel good. Bila tidak, berarti anda memiliki potensi duduk perkara Bila dibiarkan.

Mampu berjalan tanpa hegemoni pemilik secara operasional

Anda pengusaha? Masih terlibat kegiatan operasional? Masih mengurus hal-hal sepele? Coba pikirkan, apakah waktu anda lebih berharga mengurus hal mungil atau membangun standar kerja dan struktur organisasi yang bisa membantu anda mengatur kerja team. Kontrasnya, pengusaha yang gagal melepaskan urusan operasional akan Mengganggu kreatifitas team buat memajukan perusahaan.

Tak injeksi kapital secara terus menerus

Nah, ini merupakan musuh besar usaha sehat. Injeksi modal adalah tanda kebocoran berfokus. Apakah terdapat kebocoran sengaja atau tak, pasti akan mensugesti kesehatan keuangan anda.

Mampu membayar hutang

Dampak samping usaha yg gagal pada pengelolaan cashflow, akan sulit bayar hutang sempurna saat. Mau profit margin tinggi? Anda bisa bayar lebih cepat ke supplier dan meminta rabat harga berasal mereka. Kegagalan anda mengelola cashflow akan mengakibatkan supplier menaikkan harga karena cost of fund yang harus mereka tanggung relatif besar .

Mempunyai perputaran stok yg tinggi

Apa korelasi antara perputaran stok menggunakan cashflow? Sangat akbar. Stok yang anda beli tidak akan serta merta pribadi terjual, betul? Untuk itu kemampuan team pada menjual produk anda akan memberi anda kesempatan buat mengisi ulang stok menggunakan lebih cepat. Maka anda harus rajin-rajin menyampaikan pelatihan kepada team anda supaya mereka mampu menjual dengan lebih semangat.

Punya budget akbar buat pelatihan karyawan

Ya, Jika anda perhatikan, duduk perkara cashflow akan berdampak pada poly hal. Budget pembinaan yg besar ialah ciri penting usaha sehat. Pelatihan tidak hanya akan menambah wawasan karyawan tetapi pula mengasah moral sebagai akibatnya mereka akan berpikir dua kali Bila terdapat kesempatan berbuat curang. Namun tidak sedikit pengusaha yg merasa training tidak akan memberi dampak, bahkan risi Jika sudah diberi pelatihan, karyawan akan resign.

Karyawan loyal lebih banyak asal yang keluar masuk

Mencari karyawan baru biayanya 9 kali lebih mahal asal menjaga karyawan lama . Saat buat melatih, membina, mengijinkan mereka berbuat kesalahan, sangat mahal harganya.

Punya dana promosi yang akbar

Marketing artinya alat yg mampu anda gunakan buat membentuk merk, loyalitas pelanggan, loyalitas team, dan menambah customer baru. Poly bisnis yang tidak punya dana promosi akhirnya harus terus menerus bergerilya serta bergantung pada customer usang. Waktu customer lama pindah ke lain hati, penjualan eksklusif turun drastis.

Semoga apa yang aku bahas memberi anda inspirasi, supaya anda terus mengupayakan memiliki bisnis yang sehat dan higienis, bertumbuh dan bermanfaat bagi banyak orang.